IMPLEMENTASI FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PEMILIHAN JURUSAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

  • Landung Sudarmana

Abstract

Sekolah Menengah Atas mempunyai beberapa jurusan, dan siswa diharuskan memilih salah satu jurusan yang ada. Namun dalam perkembangan muncul sebuah kebingungan siswa dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kompetensi, serta yang cocok dengan dirinya. Selain itu kebanyakan siswa menganggap mata pelajaran IPA sebagai kendala yang besar.

Implementasi fuzzy inference system dapat digunakan untuk mengklasifikasikan pemilihan penjurusan siswa, dalam proses pemilihan tersebut mempertimbangkan tiga aspek, yaitu nilai raport, nilai tes bakat, dan minat.

Sistem ini dapat membantu siswa dalam memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan, minat dan bakat siswa, dan membantu wali kelas dalam mengatur kuota kelas penjurusan serta mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam penentuan bidang penjurusan.

References

Hajar, 2010, Sistem Pendukung Keputusan dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Kusumadewi, S., 2002, Analisis Desain Sistem Fuzzy menggunakan Tool Box Matlab, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Kusumadewi, S. dan Purnomo, H., 2004, Aplikasi Logika Fuzzy Untuk Pendukung Keputusan, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Mahyuzir, T.D., 1991, Pengantar Analisis dan Perancangan Perangkat Lunak.
Elex Media Komputindo, Jakarta.
Pasaribu, E.D., 2004, Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jurusan di SMU dengan Logika Fuzzy, Skripsi, UGM, Yogyakarta.
Pressman, R.S., 2001, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6 Edition, R.S. Pressman & Associates, Inc., New York.
Pujiati, dkk., 2008, Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Jurusan di Perguruan Tinggi, Laporan, ITS, Surabaya.
Published
2020-05-23
How to Cite
Landung Sudarmana. (2020). IMPLEMENTASI FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PEMILIHAN JURUSAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. TEKNOMATIKA, 5(1), 43-58. Retrieved from https://ejournal.unjaya.ac.id/index.php/teknomatika/article/view/393
Section
Articles