Implementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Mikrotik untuk Mendukung Stabilitas Jaringan Hotspot Berbasis Quality Of Service (QOS) dan Quality Of Experience (QOE)

Authors

  • purnama aji Universitas Wiralodra
  • Darsanto Universitas Wiralodra
  • Mukhsin Universitas Wiralodra

DOI:

https://doi.org/10.30989/teknomatika.v18i2.1681

Keywords:

Peer conecction Queue, Quality of service, Quality of Experience Hotspot

Abstract

Penelitian yang dilakukan membahas implementasi manajemen bandwidth menggunakan MikroTik untuk mendukung stabilitas jaringan hotspot dengan pendekatan berbasis Quality of Service (QoS) dan Quality of Experience (QoE). Fokus utama adalah mengintegrasikan pengelolaan bandwidth Peer Conecction Queue (PCQ) agar distribusi sumber daya jaringan lebih adil dan efisien, serta memastikan kualitas koneksi yang konsisten dan kepuasan pengguna terhadap layanan hotspot. Metode penelitian meliputi simulasi jaringan dengan topologi star dan pengukuran QoE dengan 10 pengguna/responden melalui survei persepsi pengguna dan skoring Mean Opinion Score (MOS), skor masing-masing pada sub variabel (quality of efectiveness, quality of efficiency, context) memperoleh lebih dari 4 (ITU-T  P800) yaitu kategori puas kecuali pada sub variabel usability yaitu 3,3 mendapatkan kategori cukup puas. Sedangkan pada  pengujian QoS dengan 3 klien/laptop pada sebagian parameter (throughput, packet poss, delay) didapatkan indeks 4  (TIPHON) kategori sangat bagus, kecuali parameter jitter indeks 3 dengan kategori bagus. Kedua pengukuuran tersebut  menunjukan implementasi jaringan hotspot dengan manajemen bandwidth PCQ dapat memenuhi kepuasan  pada uji QoE, dengan tingkat stabilitas konektivitas jaringan hotspot yang konsisten (uji QoS). Dengan implementasi ini dan pengujian yang dilakukan (QoS dan QoE), diharapkan jaringan hotspot dapat meningkatkan kestabilan operasional dan memberikan pengalaman pengguna yang optimal meskipun terjadi variasi beban lalu lintas jaringan

References

[1] Musmuharam and C. Eko Suharyanto, “Implementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode Queue Tree Pada Jaringan Internet,” Innov. Res. Informatics, vol. 2, no. 2, pp. 69–79, 2020.

[2] Z. Saharuna, R. Nur, and A. Sandi, “Analisis Quality Of Service Jaringan Load Balancing Menggunakan Metode PCC Dan NTH,” CESS (Journal Comput. Eng. Syst. Sci., vol. 5, no. 1, p. 131, 2020, doi: 10.24114/cess.v5i1.14629.

[3] ETSI, “Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks (TIPHON); General aspects of Quality of Service (QoS),” vol. 1, pp. 1–37, 1999.

[4] A. Kharis, Darsanto, and Mukhsin, Rekayasa Arsitektur Jaringan Internet Menggunakan Framework Agile Kanban dan Analisis QoS (Quality of Service) Pada Metode Load Balancing. 2023.

[5] J. U. Tutu, F. Hariadi, R. Mikaela, and I. Malo, “Implementasi Management Bandwidth Menggunakan Mikrotik Hotspot di SMP Negeri 2 Rindi (Implementation of Bandwidth Management Using Mikrotik Hotspot at SMP N 2 Rindi),” J. Inov. WACANA, vol. 01, no. 03, pp. 152–163, 2022.

[6] B. Simamora, “Skala Likert, Bias Penggunaan dan Jalan Keluarnya,” J. Manaj., vol. 12, no. 1, pp. 84–93, 2022, doi: 10.46806/jman.v12i1.978.

[7] G. Kougioumtzidis, V. Poulkov, Z. D. Zaharis, and P. I. Lazaridis, “A survey on multimedia services QoE assessment and machine learning-based prediction,” Ieee Access, vol. 10, pp. 19507–19538, 2022.

[8] ITU-T, “Methods for Subjective Determination of Transmission Quality,” 2019. https://www.itu.int/rec/T-REC-P.800/en

[9] A. F. Zulkarnain, N. Hijriana, A. Awaliyah, and E. S. Wijaya, “Analisis Quality of Service dan Quality of Experience Jaringan Internet Berbasis Wireless Pada Layanan Telkomsel Orbit,” Technol. J. Ilm., vol. 16, no. 1, pp. 78–85, 2025.

Published

2025-09-15

How to Cite

purnama aji, Darsanto, & Mukhsin. (2025). Implementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Mikrotik untuk Mendukung Stabilitas Jaringan Hotspot Berbasis Quality Of Service (QOS) dan Quality Of Experience (QOE). Teknomatika: Jurnal Informatika Dan Komputer, 18(2), 85–94. https://doi.org/10.30989/teknomatika.v18i2.1681