Pemberdayaan Siswa Melalui Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif
DOI:
https://doi.org/10.30989/jice.v8i2.2092Keywords:
Literasi Digital, Konten Kreatif, Produksi Konten, Kreativitas, Siswa SMAAbstract
Literasi digital merupakan kompetensi penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat dan aplikasi digital, tetapi juga kemampuan mengakses, mengevaluasi, mengolah, dan menciptakan informasi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Hasil identifikasi awal di SMA Negeri 8 Semarang menunjukkan bahwa siswa telah terbiasa menggunakan perangkat digital dan media sosial, tetapi pemanfaatannya masih lebih banyak berorientasi pada konsumsi informasi dan hiburan. Kemampuan siswa dalam merencanakan ide, menyusun cerita, memproduksi konten visual dan audio, melakukan penyuntingan, serta memperhatikan aspek etika digital masih perlu diperkuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menghasilkan konten kreatif melalui pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 dengan melibatkan 49 siswa kelas X dan XI yang merupakan perwakilan kelas serta anggota kegiatan jurnalistik dan kegiatan sekolah lainnya. Materi pelatihan meliputi pengenalan konten kreatif, jenis dan karakteristik platform digital, pengembangan ide, storytelling, produksi visual dan audio, penyuntingan, penulisan, serta etika dan keamanan digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada enam indikator keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 56,8 pada pre-test menjadi 84,0 pada post-test. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan bercerita, diikuti kemampuan menulis serta riset dan analisis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dapat memberikan peningkatan kemampuan siswa dalam merencanakan dan menghasilkan konten kreatif serta memanfaatkan platform digital secara lebih produktif. Keberlanjutan program melalui pendampingan dan pengembangan kegiatan kreatif di sekolah diperlukan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tito Aditya Perdana, Hertiana Ikasari, Mila Sartika, Nanda Adhi Purusa, Maretta Lailatul Rizqi Nuraini, Nadia Chesya Wulansari, Mutia Devonsa Rovana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







