Perilaku Konsumsi Jajanan Sebagai Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Anak SD Negeri Ponjong 3 Gunungkidul

Snack Consumption Behaviour as a Risk Factor for Diarrhoea Among Pupils at Ponjong 3 State Primary School, Gunungkidul

Authors

  • Oktavia Lestari Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Masta Hutasoit universitas jenderal achmad yani yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30989/hbj.v4i1.1755

Keywords:

Snack Consumption , Diarrhea Incidence , School-Age Children

Abstract

Background: This study was motivated by the high incidence of diarrhea among school-aged children, which is often associated with unhealthy snack consumption behavior and poor hygiene practices.

Objective: Investigating the relationship between snacking behaviors and the occurrence and non-occurrence of diarrhea among students at SD Negeri Ponjong 3 in Gunungkidul.

Methods: This study used a quantitative design with 70 students as respondents, using total sampling. Data were collected through a questionnaire on snack consumption behavior and diarrhea incidence, then analyzed using the Spearman Rank test.

Results: The results of the study showed that the majority of students had unhealthy snacking behaviors (52.9%), and more than half of the respondents (57.1%) had experienced diarrhea in the past three months. The Spearman Rank test yielded a p-value of 0.000, indicating a highly significant relationship, and a correlation coefficient (r) of 0.512, which suggests a moderate correlation between snacking behavior and the incidence of diarrhea among students at SD Negeri Ponjong 3 Gunungkidul.

Conclusion: Unhealthy snacking habits are associated with the incidence of diarrhea among school-age children. It is recommended that schools and parents enhance nutrition and hygiene education, provide hand-washing facilities with soap, and encourage the habit of bringing meals from home.

References

[1] World Health Organization, “Diarroheal Disease.” 2023.

[2] United Nations Children’s Fund, “UNICEF Global Databases: Infant and Young Child Feeding: Exclusive breastfeeding.” 2023.

[3] K. K. RI, Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI, 2021.

[4] F. Khaulani, N. S, and I. Irdamurni, “Fase Dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah Dasar,” J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 7, no. 1, p. 51, 2020, doi: 10.30659/pendas.7.1.51-59.

[5] Santi and Candra, “Gambaran pemilihan makanan jajanan pada anak usia sekolah,” J. Keperawatan BSI, vol. 5, no. 1, 2022.

[6] Kemenkes RI, Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI, 2021.

[7] N. Afifah and D. A. Sari, “The correlation between snack consumption and diarrhea incidences in elementary school students in Surabaya,” Media Gizi Kesmas, Univ. Airlangga, 2023, [Online]. Available: https://e-journal.unair.ac.id/MGK/article/view/42605

[8] R. Pratiwi and R. Pitriani, “Hubungan antara konsumsi jajanan kaki lima terhadap penyakit diare pada anak sekolah dasar,” Medisains J. Ilm. Ilmu Kesehatan, Univ. Muhammadiyah Purwokerto, 2021,[Online].Available:https://jurnalnasional2.ump.ac.id/index.php/medisains/article/view/1610

[9] A. Rizky and I. Lestari, “Factors related to the incident of diarrhea in elementary school children in Muara Burnai Village II,” J. Ilmu Kesehat. Masyarakat, Univ. Sriwij., 2024, [Online]. Available: https://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/1160

[10] D. P. Sari and A. Widodo, “Pengaruh tingkat stres dan pola makan terhadap penderita gangguan sistem pencernaan,” J. Ilmu Medis dan Kesehat., vol. 10, no. 2, pp. 112–118, 2020, [Online].Available: https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/525

[11] R. Agustina and N. Fitria, “Risk factor analysis of diarrhea in medical students,” J. Kedokt. Univ. Jambi, 2023, [Online].Available:https://online-journal.unja.ac.id/kedokteran/article/view/28764

[12] Y. J. Lee, H. S. Kim, and E. Park, “Psychological factors to predict chronic diarrhea and constipation in Korean high school students,” J. Pediatr. Gastroenterol. Nutr., vol. 73, no. 1, pp. 75–81, 2021, [Online]. Available: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34232176/

[13] N. Sumarni, U. Rosidin, and U. Sumarna, “Penguatan Kapasitas Siswa Sd Jati Iii Tarogong Dalam Upaya Meningkatkan Kewaspadaan Pada Jajanan Tidak Sehat,” Kuwala J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, p. 289, 2020.

[14] Handayani and Agustina, “Analisis Faktor Pemilihan Jajanan, Kontribusi Gizi dan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar,” J. Mkmi, vol. 15, no. 1, pp. 81–90, 2020.

[15] A. W. Prasetyo, N. Rohma, and S. R. Dewi, “Hubungan Perilaku Mengkonsumsi Jajanan Tidak Sehat pada Anak SDN Karang Duren 1,” J. Ilmu Kesehat., vol. 4, no. 1, pp. 25–31, 2024, doi: 10.5455/mnj.v1i2.644xa.

[16] D. Patty, H. Sudiyanto, and M. Y. Alamudi, “Pengaruh Pengetahuan Dan Perilaku Pemilihan Makanan Jajanan Anak Sekolah Terhadap Kejadian Penyakit Diare Di Sma Negeri 12 Seram Bagian Timur - Maluku,” Hosp. Majapahit (jurnal Ilm. Kesehat. Politek. Kesehat. majapahit mojokerto), vol. 16, no. 1, pp. 110–116, 2024, doi: 10.55316/hm.v16i1.994.

[17] P. D. H. Djaali, Metodologi Penelitian Kuantitatif. Rineka Cipta, 2020.

[18] D. Aulia, R. Nurvinanda, and A. Ardiansyah, “Faktor -- Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Jajanan Tidak Sehat pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 15 Pangkalpinang Tahun 2024,” J. Kesehat. Tambusai, vol. 6, no. 1, 2025, doi: 10.31004/jkt.v6i1.41598.

[19] N. N. Aulia, “Hubungan Kebiasaan Konsumsi Jajanan Di Sekolah Dengan Status Gizi,” J. Indah Sains Dan Klin., vol. 1, no. 1, pp. 6–11, 2023.

[20] A. N. Fauziyah, P. Astuti, and S. Fathonah, “Pengaruh antara Pengetahuan dan Sikap Gizi Siswa dengan Pola Konsumsi Jajan Siswa di SD Negeri 08 Brebes,” Food Sci. Culin. Educ. J., vol. 11, no. 1, pp. 22–30, 2022.

[21] Yunita, “Kebiasaan Jajan Siswa Sekolah Dasar,” J. Gizi dan Pangan, 2021.

[22] S. Q. Aini, “Perilaku jajan pada anak Sekolah Dasar,” J. Litbang Media Inf. Penelitian, Pengemb. Dan IPTEK, vol. 15, no. 2, pp. 133–146, 2020.

[23] N. Nuraini, “Hubungan Pola Konsumsi Jajan Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Kelas III dan IV Di SDN Mangunharjo Kota Probolinggo,” Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika, Jombang, 2022.

[24] S. Hasanah, “Hubungan Kebiasaan Konsumsi Jajanan Kaki Lima Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah,” Stikes Ngudi Husada Semarang, 2021.

[25] A. S. Rohmatillah, “Hubungan pengetahuan dan perilaku konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada SDN Ciputat 01,” Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.

[26] Safriana, “Perilaku Memilih Jajanan Pada Siswa Sekolah Dasar Di SDN Garot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.” 2024.

[27] H. Aditya P, Djallaluddin, and M. S. N., “Hubungan Perilaku Jajan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Sekolah Dasar Di Kel. Cempaka Kec. Cempakakota Ban Jarbaru,” Berk. Kedokt., vol. 9, no. 01, 2023.

[28] L. Gea, Hartono, and R. Ginting, “The association between snacking habits and the incidence of diarrhoea among school-aged children at SD Negeri 060834 Medan Petisah,” Bul. Kedokt. & Kesehat. Prima, vol. 4, no. 1, pp. 1–15, 2025.

[29] D. Effriyanda, D. A. Putri, I. G. Purba, R. Razak, and A. Rosyada, “Factors related to the incident of diarrhea in elementary school children in Muara Burnai Village II,” J. Ilmu Kesehat. Masy., vol. 15, no. 1, pp. 45–56, 2024.

[30] R. P. Susilowati, B. Hartono, and B. R. Stephen, “Literature review: Pengaruh kebiasaan jajan dan higienitas jajanan terhadap kejadian diare pada anak SD,” J. MedScientiae, vol. 1, no. 1, pp. 28–39, 2022.

[31] B. Shabhati and A. C. Adi, “Hubungan konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada anak sekolah di Surabaya,” Media Gizi Kesmas, vol. 12, no. 2, pp. 713–718, 2023.

[32] H. Chentia, B. Yunariyah, and R. Jannah, “Kebiasaan konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada anak usia sekolah dasar di MI Al Musthofawiyah Palang Tuban,” J. Ilm. Kesehat. Mandira Cendikia, vol. 3, no. 8, pp. 221–229, 2024.

[33] M. Mokomane, I. Kasvosve, E. de Melo, J. M. Pernica, and D. M. Goldfarb, “The global problem of childhood diarrheal disease: Emerging strategies for prevention and management,” Ther. Adv. Infect. Dis., vol. 5, no. 1, pp. 29–43, 2020.

[34] World Health Organization, “Diarrhoeal disease [Internet].” 2024.

[35] Cahyadi, Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tanbahan Pangan. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2024.

[36] Arisman, “Hubungan Pengetahuan Memilih Jajajan Dengan Diare Pada Sekolah Dasar:Surakarta,” 2022.

[37] L. Utami, “Pola Asuh Orang Tua dan Perilaku Makan Anak Usia Sekolah,” J. Gizi dan Pangan, vol. 15, no. 3, pp. 221–230, 2020.

[38] Ernawati, “Hubungan Pengetahuan Orang Tua tentang Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Anak SD Negeri 1 Buayan Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen,” J. Keperawatan BSi, vol. 5, no. 1, pp. 8–17, 2023.

[39] N. Fitriani and S. Andriyani, “Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Anak Usia Sekolah Akhir (10-12 Tahun) Tentang Makanan Jajanan Di SD Negeri II Tagog Apu Padalarang Kabupaten Bandung Barat,” vol. 18, no. 2, pp. 292–296, 2020.

Published

2026-06-30